Skip to main content

Posts

Hijrah

Terhitung 1 Desember 2017, status kepegawaian saya berubah dari Pegawai daerah menjadi Pegawai Pusat. Alhamdulillah proses pengalihan status kepegawaiannya berjalan lancar dan relatif singkat bahkan lebih cepat dari yang dibayangkan. Proses pengurusan kepindahannya jauh lebih singkat dibanding proses pengambilan keputusan pindahnya. Sejak kepulangan dari Australia menyelesaikan Program Doktor 5 tahun lalu, beberapa teman-teman mengajak untuk bergabung di Jakarta. Tawaran yang sama juga disampaikan keluarga dan teman-teman di Kampung halaman, Sulawesi Barat. Ada yang berpandangan sudah saatnya untuk memberikan kontribusi kepada daerah sendiri. Dengan berbagai pertimbangan, tetap saja masih memilih untuk mengabdi di Kabupaten Paser, tempat dimana TMT saya sebagai PNS dimulai kurang lebih 18 tahun lalu. Prinsifnya, dimanapun bekerja, sepanjang tetap bisa berkontribusi dan memberikan yang terbaik terhadap lingkungan kerja, masyarakat atau wilayah dimana bekerja, maka secara tidak lang...

Tak Jadi Santap Siang Bareng Presiden

Meraih emas kategori the best speakers (pembicara terbaik) pada ajang National School Debating Championship (NSDC) di Palu, Sulawesi Tengah pada 10–16 Agustus, bisa mengobati kekecewaan Agung Aulia Hapsah. Pasalnya, pelajar SMA 1 Tanah Grogot, Kabupaten Paser itu, harus merelakan kesempatan emas bertemu Presiden Joko Widodo. Pada saat bersamaan, Agung yang cukup terkenal sebagai salah satu YouTuber tersebut mendapat undangan makan siang bersama Presiden di Istana Negara bersama YouTuber nasional lainnya, seperti Arief Muhammad, Cheryl Raissa, dan Natasha Farani. Ali Hapsah, ayah Agung membenarkan hal itu. Pasalnya, Agung harus terbang ke Palu untuk mewakili Kaltim.  “Agung adalah salah seorang yang diundang Pak Presiden. Tapi tak bisa hadir, karena harus mengikuti lomba debat bahasa Inggris di Palu,” kata Ali Hapsah. Meski demikian, pria ramah itu mengaku bangga karena karya-karya Agung khususnya di bidang sinematografi, mendapat perhatian dari presiden. “Ap...

Agung Hapsah, Vlogger Muda Paser yang Menasional: Bikin Video Lucu, Viewer Sampai Ratusan Ribu

YouTuber, debater, dan filmmaker. Itulah identitas yang terpampang di akun YouTube Muhammad Agung Hapsah. AGUNG Hapsah. Sosok yang sangat familiar bagi pengguna YouTube. Ketik saja namanya di kolom pencarian situs berbagi video itu. Anda akan menemukan barisan video pendek yang semua inspiratif, lucu, menghibur. Lebih lagi, video yang ditayangkan tidak menyudutkan pihak lain. Pada slot bagian atas laman koleksi videonya di YouTube, ada Agung Hapsah dengan foto hitam putih. Berkacamata. Melirik ke kiri atas. Di bawah namanya tertulis 54 video --saat dibuka kemarin (13/6) pagi. Di bagian bawah lagi, video pendek karyanya berderet. Ada #ArapMaklum w/Agung Hapsah, GO-VIDEO 2016_ Lebih dari Transportasi, dan SALAH PRANK. 6 Fakta Unik tentang Agung Hapsah, dan JOMBLO yang melengkapi urutan lima besar deretan videonya. Tak ketinggalan, ada juga video berjudul Tips Cerdas Memanfaatkan YouTube ala Agung Hapsah. Video ya...

Memahami Agung Hapsah; Diantara Leicester, Sadiq Khan, Joey Alexander dan Taj Pabari

Belum setengah perjalanan tahun 2016 ini, namun telah banyak hal-hal maupun tokoh-tokoh yang menginspirasi bermunculan. Di bidang olah raga, dunia dikejutkan dengan tampilnya Leicester City, tim non unggulan dan berdana kecil, sebagai pemenang Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya, setelah tahun lalu tampil sebagai tim promosi dan nyaris terdegradasi. Di bidang politik, Sadiq Khan menarik perhatian dunia setelah memenangkan pemilihan Wali Kota London, dimana untuk pertama kalinya keturunan imigran Muslim menjadi wali kota di Uni Eropa, berasal dari keluarga jelata dan tinggal di perumahan rakyat yang disubsidi pemerintah.  Di bidang musik, Joey Alexander memberi kejutan sebagai orang Indonesia pertama, juga menjadi nominator termuda, yang masuk dalam dua nominasi serta tampil di acara puncak Grammy Awards. Di bidang teknologi, muncul inovator dan pengusaha muda yang mencengangkan dari Brisbane Australia, Taj Pabari, pendiri perusahaan Fiftysix, menciptakan tablet elektroni...

Defisit Anggaran: Mancari Way Out

Akhir-akhir ini diskusi di ruang publik dijejali dengan topik anggaran yang defisit. Hampir seluruh media, membahas topik ini, mulai dari media cetak, media elektronik sampai kepada media sosial. Isu ini ramai dibicarakan di level nasional, provinsi, kabupaten bahkan sampai ke level desa. Menjadi topik pembicaraan hangat dari Ibu Rumah Tangga, tukang ojek, pedagang, sampai kepada pengguna media sosial yang berasal dari latar belakang yang beragam.  Tak terkecuali di Kabupaten Paser, persoalan defisit anggaran juga menjadi topik hangat dalam beberapa minggu ini. Beragam pandangan dan spekulasi yang muncul dari berbagai kalangan yang kadang-kadang ada yang memaknainya terlalu “liar” bahkan cenderung "menyesatkan". Untuk memahami apa sesungguhnya yang terjadi, tulisan ini akan memuat latar belakang defisit anggaran dan mencoba menawarkan solusi alternatif untuk keluar dari persoalan ini. Sebenarnya persoalan ini berawal ketika Pemerintah Pusat melakukan penundaan pembayaran...

Capaian Pembangunan Kabupaten Paser

Tidak terasa periode kedua masa kepemimpinan Bupati Ridwan Suwidi akan memasuki babak akhir. Tahun 2014 merupakan tahun pamungkas untuk penyusunan rencana pembangunan daerah di masa periode kepemimpinan Bupati Ridwan Suwidi yang akan berakhir pada tahun 2015. Oleh karena itu tahun 2014 menjadi momentum untuk melakukan evaluasi pencapaian visi, misi dan target pembangunan yang telah dicanangkan 4 (empat) tahun lalu. Tahun 2014 ini juga dapat menjadi momentum bagi semua elemen Pemerintah Kabupaten Paser untuk melakukan langkah-langkah taktis dan strategis dalam rangka pencapaian target-target pembangunan untuk sisa setahun berikutnya.  Meskipun berbagai kebijakan strategis telah dilaksanakan pada periode awal pemerintahan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi daerah, nampaknya tingkat kedalaman masalah yang ada cukup besar sehingga sampai pada periode kedua pemerintahan, Kabupaten Paser masih menghadapi problem-problem mendasar sebagai berikut: (1) Masih terbatasnya kapasit...

Urgensi Pemekaran Kabupaten Paser

Lebih dari satu dekade pelaksanaan otonomi daerah, harapan akan terwujudnya kesejahteraan di tingkat lokal nampaknya masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Padahal kebijakan otonomi daerah yang tertuang dalam UU 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang kemudian diganti dengan UU 32 tahun 2004, sejatinya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui strategi peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan akselerasi pengembangan potensi daerah. Harapan ini berbasis pada argumentasi bahwa otonomi daerah telah memberikan kewenangan yang luas kepada daerah untuk mengelola potensi daerahnya masing masing. Selain  itu, pemerintah daerah dipandang mempunyai pemahaman yang lebih komprehensif terhadap persoalan dan solusi yang pas sesuai dengan karakteristik daerah. Rentang kendali yang relatif lebih dekat juga menjadikan pemerintah daerah dapat lebih responsif dalam menyikapi setiap persoalan yang muncul di wilayahnya. Oleh karena itu harapan akan munculnya Tata pem...