Skip to main content

Konferensi Internasional Pelajar Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Peran Lembaga Pelatihan/Pendidikan Vokasi Dalam Peningkatan Sumber Daya Manusia Di Era Digital

Saat ini kita berada dalam dunia yang telah berubah dari segala sisi. Apa yang dulunya hanya sebuah hayalan fiksi ilmu pengetahuan (science fiction) , sekarang menjadi ilmu pengetahuan yang nyata (science fact) . Perkembangan teknologi informatika dan komunikasi serta penemuan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang mengantarkan pada era digitisasi dan otomasi menjadi pemicu terjadinya perubahan yang sangat cepat dan eksponensial. Dalam pusaran angin tornado perubahan dunia yang begitu dahsyat, kita dihadapkan pada dua pilihan: men- drive perubahan atau ter- drive oleh perubahan. Dalam dunia saat ini yang semuanya menuntut respon cepat dan akurat, hanya menyisakan satu ruang bagi individu, kelompok, industri bahkan sebuah bangsa untuk bisa survive , yaitu inovasi. Menteri Ketenagakerjaan sering menyebut, kalau dulu para pejuang kita berteriak “Merdeka atau mati” maka sekarang berganti menjadi “Inovatif atau mati”. Terjangan perubahan di era revolusi industri 4.0 yang j...

Pesapoang Dalam Ingatan

Di ketinggian 35.000 kaki, dalam gemuruh mesin Super Air Jet yang membelah langit dari Jakarta menuju Banyuwangi, kenangan masa kecil tiba-tiba menyeruak bagaikan air terjun yang memecah keheningan. Mata memandang hamparan awan putih di bawah, namun hati melayang jauh ke masa silam, ke sebuah dusun kecil yang terbentang di antara gunung dan lembah: Pesapoang. Pesapoang, nama yang terucap lembut di lidah seperti senandung angin sore, dulunya adalah salah satu permata tersembunyi dalam mahkota Desa Adolang. Seperti bunga yang mekar bertahap, wilayah ini tumbuh dan berkembang mengikuti irama zaman. Pada masa itu, Desa Adolang bagaikan payung raksasa yang menaungi tujuh dusun: Mongeare, Siiyang, Pesapoang, serta Rawang, Ratte, Timbogading, dan Galung. Waktu terus berputar, dan seperti anak-anak yang tumbuh dewasa lalu memisahkan diri dari rumah induk, Desa Adolang pun beranak-pinak. Lahirlah Desa Adolang Dhua yang merangkul Mongeare dan  Siiyang. Sementara itu, Desa Benteng mengayomi R...

Tak Jadi Santap Siang Bareng Presiden

Meraih emas kategori the best speakers (pembicara terbaik) pada ajang National School Debating Championship (NSDC) di Palu, Sulawesi Tengah pada 10–16 Agustus, bisa mengobati kekecewaan Agung Aulia Hapsah. Pasalnya, pelajar SMA 1 Tanah Grogot, Kabupaten Paser itu, harus merelakan kesempatan emas bertemu Presiden Joko Widodo. Pada saat bersamaan, Agung yang cukup terkenal sebagai salah satu YouTuber tersebut mendapat undangan makan siang bersama Presiden di Istana Negara bersama YouTuber nasional lainnya, seperti Arief Muhammad, Cheryl Raissa, dan Natasha Farani. Ali Hapsah, ayah Agung membenarkan hal itu. Pasalnya, Agung harus terbang ke Palu untuk mewakili Kaltim.  “Agung adalah salah seorang yang diundang Pak Presiden. Tapi tak bisa hadir, karena harus mengikuti lomba debat bahasa Inggris di Palu,” kata Ali Hapsah. Meski demikian, pria ramah itu mengaku bangga karena karya-karya Agung khususnya di bidang sinematografi, mendapat perhatian dari presiden. “Ap...